Minggu, 16 Februari 2020

5 Kegunaan Petai Untuk Kesehatan & Cara Mengolah Yang Benar

Ini Manfaat Makan Petai untuk Jaga Kesehatan dan Bahan Herbal  5 Kegunaan Petai untuk Kesehatan & Cara Mengolah yang Benar

Ini Manfaat Makan Petai untuk Jaga Kesehatan dan Bahan Herbal - Anda tentu sudah tidak absurd dengan petai. Makanan khas yang kerap dikonsumsi sebagian masyarakat Indonesia ini begitu populer dengan rasa dan aromanya yang khas. Tak hanya itu, petai ternyata juga mempunyai manfaat bagi kesehatan.

Tidak hanya di Indonesia, petai juga umum ditemukan di beberapa negara Asia Tenggara lainnya, menyerupai Malaysia, Thailand, dan Filipina. Di beberapa negara tersebut, sayuran dengan nama latin Parkia speciosa ini juga dipakai sebagai obat herbal tradisional lantaran diyakini sanggup mengatasi aneka macam penyakit.

Meski mempunyai amis yang khas dan menyengat, petai mengandung 90-150 kalori. Selain itu, petai juga diketahui mengandung beberapa nutrisi, seperti:

  1. Protein
  2. Karbohidrat
  3. Serat
  4. Lemak
  5. Mineral, menyerupai kalsium, mangan, kalium, zat besi, fosfor, zinc, magnesium, dan tembaga
  6. Beberapa jenis vitamin, termasuk vitamin C, vitamin B1, dan vitamin E
  7. Petai juga kaya akan antioksidan, menyerupai polifenol, flavonoid, tanin, dan superoxide dismutase (SOD)

Melihat banyaknya nutrisi yang terkandung pada petai, maka tidak heran bila petai memperlihatkan ragam manfaat bagi kesehatan. Berikut ini yaitu beberapa manfaat petai yang sanggup Anda peroleh:

1. Mengontrol gula darah

Kadar gula darah tinggi merupakan salah satu tanda penyakit diabetes. Jika dibiarkan berkepanjangan, kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol ini sanggup mengakibatkan aneka macam komplikasi yang berbahaya. Oleh lantaran itu, penting untuk mengontrol kadar gula darah guna mencegah penyakit diabetes dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi diabetes. Gula darah sanggup dikontrol dengan rutin olahraga serta mengonsumsi kuliner sehat dan membatasi asupan gula.

Salah satu kuliner yang dipercaya baik untuk mengontrol gula darah yaitu petai. Ini berkat kandungan antioksidan serta zat kimia beta-sitosterol dan stigmasterol pada petai yang sanggup menjaga semoga gula darah tidak melonjak.

2. Melawan radikal bebas

Petai merupakan salah satu kuliner dengan kadar antioksidan tinggi yang sanggup menangkal dampak radikal bebas pada sel-sel tubuh. Kerusakan sel akhir radikal bebas ini sanggup mengakibatkan bermacam-macam penyakit, menyerupai kanker, penyakit jantung, katarak, penuaan dini, dan diabetes.

3. Menyehatkan jalan masuk pencernaan

Petai merupakan sumber serat yang baik. Dengan memenuhi asupan serat yang cukup, Anda akan terhindar dari aneka macam duduk kasus pencernaan, menyerupai sembelit. Selain itu, serat juga akan menciptakan Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga dorongan untuk makan berlebihan dan ngemil sanggup berkurang. Hal ini menjadikan petai sebagai salah satu pilihan kuliner yang baik untuk menjaga berat tubuh tetap ideal.

4 Menjaga kesehatan jantung

Jantung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh guna menunjang kelangsungan hidup. Karena kiprahnya begitu penting, kesehatan jantung harus senantiasa dijaga. Salah satu kuliner yang dianggap baik untuk jantung yaitu petai.

Ini berkat kandungan serat, antioksidan, serta kalium di dalam petai. Kalium merupakan elektrolit dan mineral yang sanggup menjaga tekanan darah semoga tetap stabil. Sedangkan serat dan antioksidan pada petai sanggup membantu mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah jantung.

5. Mengatasi abuh

Beberapa studi di laboratorium memperlihatkan bahwa ekstrak petai terlihat sanggup membasmi kuman dan jamur penyebab infeksi. Temuan ini memberi petunjuk bahwa petai berpotensi sebagai antibakteri dan antijamur. Akan tetapi, data tersebut belum sanggup menyimpulkan bahwa manfaat petai terbukti efektif dan kondusif dipakai sebagai obat untuk mengatasi infeksi.

Ada banyak manfaat petai bagi kesehatan yang tidak kita sadari. Sayangnya, beberapa manfaat petai tersebut gres diketahui melalui beberapa penelitian berskala kecil. Oleh alasannya itu, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk memastikan manfaat petai secara medis sebagai pengobatan.

Petai memang berpotensi memperlihatkan banyak manfaat baik untuk kesehatan, namun bukan berarti Anda sanggup mengonsumsinya secara berlebihan lantaran sesuatu yang berlebihan itu akan berakibat buruk. Untuk mendapat tubuh yang sehat, Anda juga perlu mengonsumsi kuliner sehat bergizi seimbang yang terdiri dari aneka macam jenis makanan.

Konsumsi petai dalam jumlah berlebihan tidak disarankan lantaran berisiko merusak ginjal. Selain itu, penderita asam urat juga disarankan untuk membatasi konsumsi petai alasannya flora ini mempunyai kandungan purin. Tingginya kadar zat ini sanggup mengakibatkan naiknya kadar asam urat dalam darah. [Alodokter.Com]

Kurangi Bau Petai yang Menyengat, Begini Caranya
Ini Manfaat Makan Petai untuk Jaga Kesehatan dan Bahan Herbal  5 Kegunaan Petai untuk Kesehatan & Cara Mengolah yang Benar
Ilustrasi by shutterstock.com
Selain diolah, petai juga sanggup dimakan langsung. Paling nikmat kalau disantap dengan nasi pulen dan sambal uleg.

Soal baunya, tak perlu khawatir. Banyak cara yang sanggup dilakukan untuk menghilangkannya. Cara ini juga sanggup dilakukan dalam proses pengolahan petai. Berikut ini bocorannya:

Makan bersama kulit ari petai

Petai biasanya terbungkus kulit luar berwarna hijau dan di belahan dalamnya juga terbungkus kulit ari berwarna putih. Nah, kalau ingin mengurangi amis tak sedap ketika makan petai secara eksklusif atau lalapan, santap saja petai tersebut dengan kulit arinya. Jika kulit ini dikupas, amis petai akan sangat menyengat baik dalam kuliner maupun di verbal sesudah dimakan. Jika memakan petai dalam keadaan mentah maupun matang bersama kulit arinya, amis petai sanggup berkurang.

Dibakar

Bukan sate saja yang terasa yummy sesudah dibakar, petai juga. Bahkan, tak perlu repot mengupas kulitnya, petai sanggup dibakar eksklusif bersama dengan kulitnya secara utuh. Cara ini juga efektif untuk mengurangi amis menyengat pada petai. Cukup bakar atau panggang sampai kulitnya hitam atau kecokelatan, kemudian kupas dan petai pun siap disajikan.

Direbus

Merebus petai juga sanggup mengurangi baunya, buang air rebusannya dan petai pun sanggup eksklusif dimakan atau diolah dengan kuliner lain. Namun, kalau direbus, warna hijau cerah petai biasanya akan berubah. Tapi, amis menyengatnya akan terasa berkurang. Dengan direbus, petai juga menyajikan sensasi berbeda lantaran kandungan air di dalamnya akan lebih terasa.

Digoreng

Petai juga sanggup digoreng untuk menghilangkan baunya. Menggorengnya sanggup eksklusif bersama kulitnya ataupun dikupas tanpa membuang kulit arinya. Nah, sesudah digoreng, petai sanggup eksklusif dimakan beserta kulitnya atau kalau ingin diolah lebih lanjut tanpa kulit arinya juga bisa, cukup kupas kulit ari petai yang digoreng dan campurkan ke masakan. 

0 komentar:

Posting Komentar